Renungan dan movitasi

Ada 3 jalan utama cinta: Kesederhanaan, Kesabaran, dan Belas Kasih. Orang penuh cinta adalah orang yang tidak pernah memandang dirinya lebih unggul dibandingkan dengan mahluk lain.

Sebagian hidup berada di luar jangkauan logika. Di bagian tersebut, hanya keikhlasan yang bisa menundukkannya. Sedangkan Kebahagiaan itu bisa dibeli, bukan dengan uang, melainkan dengan sikap rendah hati. Rendah hati itu sendiri merupakan perpaduan hati, ucapan dan perbuatan dalam upaya mendekatkan/mengakrabkan, melunakkan keangkuhan, menumbuhkan kepercayaan, membawa keharmonisan dan mengikis kekakuan.

Saat kita berusaha mencapai puncak, hal ini laksana mendaki gunung. Agar lebih mudah mendakinya, maka badan kita harus condong ke depan dan pandangan mata ke arah bawah. Pernahkah kita melihat seorang pendaki gunung berjalan sambil menegakkan badan, mendongakkan kepala dan membusungkan dada? Semakin curam jalan yang kita daki, kita pun semakin merunduk, bahkan merayap. Bukankah pada dasarnya panjat tebing dilakukan dengan merayap?

Tatkala sudah di puncak, rendah hati tetap harus menghiasi diri. Angin pasti berhembus lebih kencang ketika kondisi kita di puncak. Agar bisa bertahan bahkan maju terus walaupun terpaan angin begitu besar, maka kita harus berjalan sambil membungkuk. Semakin kencang anginnya, berarti badan kita semakin membungkuk bahkan merayap.

Salah satu hal yang kadang kita lupakan dalam menghadapi masalah adalah sabar. sering kita mendengar orang bercerita betapa dia sudah tidak sabar lagi dalam menghadapi masalahnya. lalu seberapakah kadar sabar yang kita miliki?

Orang bijak sering berucap, “orang sabar disayang Tuhan”. namun lebih banyak orang berkata, “sudah cukup kesabaran saya…”. kalo bisa kita takar, sebetulnya seberapa besar sih kadar kesabaran kita sehingga kita bisa mengeluarkan perkataan “sudah cukup kesabaran saya” ?

Di lain hal, hidup tidak bisa dilihat, diukur sekaligus dinikmati secara permanen dari hasil kebendaan atau materi belaka. Saya berpikir, dengan “kesederhanaanlah”  seseorang akan bisa menikmati hidup, sekaligus menjalani roda kehidupan dengan tenang.

Kesederhanaan itu bisa diartikan sebagai sesuatu yang tidak berlebih-lebihan, tidak menampakan fisik karena sebuah motivasi-motivasi kebendaan yang tidak ada nilainya dihadapan sang pencipta. Kesederhanaan itu adalah sebuah pilihan bukan keterpaksaan. Kesederhanaan itu adalah kedamaian dan ketentraman. Kesederhanaan itu adalah energi kehidupan.

Kesederhanaan adalah hal yang luar biasa, karena dengan kesederhanaan kita bisa terhindar dari kesombongan. Namun kesederhanaan tidaklah selalu identik dengan kemiskinan. Sederhana tidak sama dengan kemiskinan. Karena sederhana juga bisa melekat pada kekayaan.

Menjadi seorang yang sederhana, bukan berarti kita harus kekurangan segala-galanya, karena sederhana tidak sama dengan kekurangan. Sederhana adalah sikap dimana kita bisa menampakan sesuatu yang sewajarnya dan tidak berlebihan.

Kemudian…. hidup berawal dari mimpi! Ya benar, hidup ini memang berawal dari mimpi. Hidup akan terasa indah bagi mereka yang mempunyai mimpi. Mimpi akan menjadikan yang lemah menjadi kuat dan mimpi akan menjadikan orang yang tak berdaya mempunyai kekuatan.

Mimpi yang saya maksud di sini bukanlah mimpi yang biasa kita alami ketika terlelap tidur. Mimpi di sini adalah sebuah harapan besar yang mampu menggerakan semua potensi yang ada untuk mencapai harapan itu.

Untuk menggapai kebahagiaan kita dan menggapai mimpi kita, tentu tidak hanya dengan diam dan melamun saja. Kita perlu perjuangan, kita perlu ikhtiar dan usaha. Bohong apabila mendapat kebahagiaan dan impian hanya dengan bermalas-malasan. Saya ulangi sekali lagi, bohong apabila mendapat kebahagiaan dan impian hanya dengan bermalas-malasan.

There R 5 phrases that keep my everyday motion “on track”!

  1. Just For Today
  2. Don’t Worry
  3. Be Grateful
  4. Work Hard
  5. Be Kind To Others

Respond to this post